082313437557

Gesikan, Sumbersari, Moyudan, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta 55563

Arsip "Juli - 2026"

Berita & Kegiatan

SLB PGRI Sumbersari Resmi Buka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027

Moyudan – SLB PGRI Sumbersari mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan melaksanakan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi seluruh murid, khususnya murid baru, untuk mengenal lingkungan sekolah, warga sekolah, serta budaya positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembukaan MPLS diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan. Kepala SLB PGRI Sumbersari bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat tentang pentingnya menyambut tahun ajaran baru dengan semangat belajar yang baru pula. Dalam amanatnya, kepala sekolah mengajak seluruh murid untuk terus meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan sikap disiplin, dan membangun karakter positif selama menempuh pendidikan di sekolah. Beliau juga berpesan kepada murid baru agar berani beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, sementara murid lainnya diharapkan dapat menyambut dan membantu teman-teman baru agar merasa nyaman menjadi bagian dari keluarga besar SLB PGRI Sumbersari. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat dan Senam Hari Pertama Masuk Sekolah. Suasana ceria dan penuh semangat tampak mewarnai kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta MPLS sebagai bentuk pembiasaan hidup sehat dan aktif. Rangkaian kegiatan MPLS kemudian berlanjut dengan penyampaian materi Mengenal Diri, Teman, dan Guru, Patuh Tata Tertib dan Budaya Sekolah, serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Pada sesi Mengenal Diri, Teman, dan Guru, para guru memperkenalkan diri kepada seluruh murid. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan murid baru yang disambut hangat oleh teman-teman dan guru. Untuk mempererat keakraban sekaligus mengenalkan identitas diri, murid membuat kartu identitas (ID Card) dan mahkota nama dengan pendampingan dari guru kelas masing-masing. Sementara itu, pada materi Patuh Tata Tertib dan Budaya Sekolah serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), murid diberikan pemahaman mengenai aturan sekolah, budaya positif yang berlaku di lingkungan sekolah, serta kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan dilengkapi dengan praktik langsung serta berbagai permainan edukatif yang membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh murid. Melalui pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 ini, SLB PGRI Sumbersari berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh murid. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi murid dalam membangun karakter, kemandirian, serta semangat belajar sepanjang tahun pelajaran yang baru.    

Baca Selengkapnya

Hari Kedua MPLS SLB PGRI Sumbersari: Mengenal Lingkungan Sekolah Dan Menumbuhkan Literasi Digital

Moyudan – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, SLB PGRI Sumbersari menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu murid mengenal lingkungan sekolah sekaligus mengembangkan keterampilan literasi digital secara menyenangkan dan interaktif. Kegiatan diawali dengan materi Mengenal Lingkungan Sekolah. Pada sesi ini, murid diajak untuk mengeksplorasi berbagai ruangan yang ada di lingkungan sekolah secara berkelompok. Setiap kelompok berkeliling mengunjungi ruangan-ruangan yang telah ditentukan untuk mencari dan mengumpulkan stiker berwarna yang tersedia di masing-masing ruangan. Stiker yang berhasil dikumpulkan kemudian ditempelkan pada lembar kerja yang telah disediakan. Selain itu, murid juga diminta menuliskan nama ruangan yang mereka kunjungi. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya mengenal lokasi dan fungsi berbagai fasilitas sekolah, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, serta menyelesaikan tugas bersama kelompoknya. Suasana belajar yang aktif dan penuh antusias tampak selama kegiatan berlangsung. Murid terlihat bersemangat menjelajahi lingkungan sekolah sambil mengenal berbagai ruang yang akan mereka gunakan selama proses pembelajaran. Setelah kegiatan eksplorasi lingkungan sekolah, murid melaksanakan waktu istirahat yang diisi dengan kegiatan salat dhuha bersama dan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan karakter positif dan pola hidup sehat yang terus ditanamkan kepada murid. Pada sesi berikutnya, murid mengikuti materi Literasi Digital yang dilaksanakan di ruang murid. Dalam kegiatan ini, murid menyimak buku elektronik yang ditampilkan melalui Interactive Flat Panel (IFP). Dengan pendampingan guru, murid diajak memahami isi bacaan, mengamati gambar, serta berdiskusi mengenai informasi yang terdapat dalam buku elektronik tersebut. Murid juga mencoba game yang berhubungan dengan literasi di IFP untuk menambah semangat belajar dan melatih pemahaman mereka secara menyenangkan. Sebagai bentuk penguatan pemahaman, murid kemudian menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan berdasarkan isi bacaan yang telah disimak. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan menyimak, memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar yang positif dan menyenangkan. Melalui rangkaian kegiatan pada hari kedua MPLS ini, diharapkan murid semakin mengenal lingkungan sekolah, terbiasa berinteraksi dengan teman dan guru, serta memiliki pengalaman belajar yang bermakna dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.  

Baca Selengkapnya

Hari Ketiga MPLS SLB PGRI Sumbersari : Menumbuhkan Kesehatan Emosional, Inklusivitas, dan Kerja Sama

Moyudan – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SLB PGRI Sumbersari memasuki hari ketiga pada Kamis (16/7). Berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan dilaksanakan untuk membantu murid mengenali diri, menghargai keberagaman, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dengan teman. Kegiatan diawali dengan apel pagi dan senam bersama yang diikuti oleh seluruh murid dan guru. Suasana pagi yang ceria dan penuh semangat menjadi awal yang baik untuk mengikuti rangkaian kegiatan MPLS hari ketiga. Materi pertama yang diberikan adalah Kesehatan Mental dan Emosional. Pada sesi ini, murid dikenalkan dengan berbagai macam emosi yang sering dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti senang, sedih, marah, takut, dan bangga. Melalui berbagai aktivitas interaktif, murid diajak mengenali serta mengekspresikan emosi yang sedang mereka rasakan. Kegiatan ini bertujuan membantu murid memahami perasaan diri sendiri sekaligus belajar mengekspresikannya dengan cara yang positif. Selanjutnya, murid mengikuti materi Inklusivitas. Guru mengenalkan konsep inklusivitas melalui ilustrasi bunga dengan warna yang beragam. Murid diajak memahami bahwa bunga dengan berbagai warna terlihat lebih indah dibandingkan bunga yang hanya memiliki satu warna. Analogi tersebut digunakan untuk menggambarkan bahwa manusia diciptakan dengan berbagai karakteristik, kemampuan, dan latar belakang yang berbeda sehingga setiap orang perlu saling menghargai, menghormati, dan tidak membeda-bedakan teman. Sebagai penguatan materi, seluruh murid bersama-sama melengkapi Pohon Persahabatan dengan menempelkan daun dan bunga yang telah mereka buat. Pohon yang awalnya hanya berupa gambar batang dan ranting perlahan berubah menjadi pohon yang indah, penuh warna, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa keberagaman dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan menyenangkan ketika setiap individu saling menerima dan bekerja sama. Setelah mengikuti dua materi tersebut, murid melaksanakan waktu istirahat yang diisi dengan shalat dhuha bersama dan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat dan pembentukan karakter positif. Pada sesi terakhir, murid mengikuti materi Belajar Bersama, Tumbuh Bersama yang dikemas dalam bentuk permainan kerja kelompok. Pada permainan pertama, setiap kelompok ditantang untuk menyusun huruf-huruf yang telah disediakan menjadi kata sesuai petunjuk yang ditampilkan oleh guru. Permainan ini melatih kemampuan berpikir, komunikasi, dan kerja sama antaranggota kelompok. Permainan kedua berupa tantangan menyusun lego menjadi rangkaian paling panjang. Melalui kegiatan ini, murid belajar merencanakan strategi, berbagi tugas, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan kelompok. Suasana kompetitif yang sehat dan penuh kegembiraan tampak mewarnai seluruh rangkaian permainan. Melalui kegiatan MPLS hari ketiga ini, SLB PGRI Sumbersari terus berupaya menanamkan nilai-nilai positif kepada murid, mulai dari kemampuan mengenali emosi, menghargai keberagaman, hingga pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan pengalaman belajar yang diperoleh selama MPLS dapat menjadi bekal bagi murid untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, peduli, dan mampu hidup berdampingan dengan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.  

Baca Selengkapnya

Hari Keempat MPLS SLB PGRI Sumbersari: Menumbuhkan Kesiapsiagaan Melalui Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran

Moyudan – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, SLB PGRI Sumbersari menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan murid serta guru dalam menghadapi situasi darurat kebakaran secara aman dan tepat. Kegiatan diawali dengan apel pagi dan senam bersama yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memulai hari dengan semangat, menjaga kebugaran tubuh, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian pelatihan. Setelah apel dan senam, peserta mendapatkan materi mengenai kebakaran, penyebab terjadinya kebakaran, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Pemateri juga memperkenalkan berbagai alat yang digunakan untuk memadamkan api dan menjelaskan fungsi serta cara penggunaannya. Murid tampak antusias menyimak penjelasan dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan selama sesi berlangsung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pemadaman api di halaman sekolah. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan cara memadamkan api secara konvensional menggunakan karung goni yang telah dibasahi air. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai salah satu sarana penanggulangan kebakaran yang umum digunakan. Suasana praktik berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Beberapa murid dan guru secara bergantian mencoba teknik pemadaman api di bawah pendampingan instruktur. Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh keterampilan dasar yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat. Kegiatan pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid karena mereka dapat mengenal prosedur keselamatan serta pentingnya sikap tenang dan sigap saat menghadapi bencana. Selain meningkatkan pengetahuan tentang kebakaran, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan MPLS hari keempat ditutup dengan pelaksanaan salat dhuha bersama dan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut menjadi penutup yang positif sekaligus bagian dari pembiasaan karakter dan pola hidup sehat yang terus diterapkan di lingkungan sekolah. Melalui pelatihan penanggulangan bencana kebakaran ini, SLB PGRI Sumbersari berharap seluruh murid dan warga sekolah memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan, kesiapsiagaan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi situasi darurat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, tangguh, dan peduli terhadap keselamatan bersama.  

Baca Selengkapnya

Hari Kelima MPLS SLB PGRI Sumbersari: Belajar di Luar Kelas Melalui Outing Class ke Jogja City Mall

Sleman – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SLB PGRI Sumbersari ditutup dengan kegiatan Outing Class ke Jogja City Mall sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi murid. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tempat umum berupa pusat perbelanjaan modern sekaligus melatih kemandirian, keterampilan sosial, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan masyarakat. Kegiatan diawali dengan apel pagi dan senam bersama di sekolah. Selanjutnya, murid mendapatkan pengarahan dari guru mengenai tujuan kegiatan outing class serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama berada di tempat umum. Sebagai penguatan materi, murid juga menyaksikan video yang menampilkan lokasi dan fasilitas yang akan dikunjungi sehingga mereka memiliki gambaran awal mengenai lingkungan yang akan dijelajahi. Sebelum keberangkatan, seluruh murid melaksanakan shalat dhuha bersama dan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan karakter positif yang telah dilaksanakan selama rangkaian MPLS. Rombongan kemudian berangkat menuju Jogja City Mall pada pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, murid didampingi oleh guru untuk mengenal berbagai fasilitas yang tersedia di pusat perbelanjaan modern. Murid diperkenalkan dengan berbagai area penting seperti kamar mandi, mushola, pusat informasi, area belanja, dan fasilitas umum lainnya yang dapat digunakan oleh pengunjung. Salah satu pengalaman yang paling menarik bagi murid adalah mencoba menggunakan eskalator dan lift dengan pendampingan guru. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam menggunakan fasilitas umum secara aman dan mandiri. Murid tampak antusias saat mencoba berbagai fasilitas yang sebelumnya belum pernah atau jarang mereka gunakan. Selain mengenal lingkungan pusat perbelanjaan, murid juga diajak berlatih melakukan transaksi mandiri di supermarket. Dengan bimbingan guru, murid belajar memilih barang, mengantre dengan tertib, melakukan pembayaran, serta menerima kembalian. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang penting untuk melatih keterampilan hidup sehari-hari dan meningkatkan kepercayaan diri murid dalam berinteraksi di lingkungan masyarakat. Setelah berkeliling dan mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran di Jogja City Mall, rombongan melanjutkan kegiatan dengan makan siang bersama di sebuah restoran ayam goreng. Pada kesempatan tersebut, murid kembali berlatih kemandirian melalui kegiatan makan di tempat umum, mulai dari menjaga sikap saat berada di restoran, menggunakan fasilitas yang tersedia, hingga menikmati makanan secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing. Kegiatan outing class kemudian diakhiri dengan perjalanan kembali ke sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh antusiasme dari murid maupun guru pendamping. Melalui kegiatan outing class ini, SLB PGRI Sumbersari berharap murid memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan bermakna dalam mengenal lingkungan masyarakat, menggunakan fasilitas umum, serta mengembangkan keterampilan kemandirian yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup yang menyenangkan bagi rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai pengalaman belajar yang edukatif, inspiratif, dan berkesan.  

Baca Selengkapnya